
Tahun 2009
February 2, 2009Dah beberapa ha, bahkan minggu, dan dah hampir sebulan, aku menjalani hidup yang dia orang bilang tahun baru 2009, tapi tak pikir apanya yang baru ya ?, dan bertanya pula kenapa sih pake di rayakan segala dengan biaya yang tidak sedikit (bagi orang-orang yang banyak duit biasa saja merayakan dengan berfoya2, tapi bagi orang yang tak berke-duit-an dipandang mahal), pertanyaan itu kadang nongol di lamunanku.., toh dengan di rayakan dengan segala biaya yang melangit dan nggak pun tanggalan akan terus berjalan dan jam pun tak mau berhenti, detik2 demi detik merambat ke menit, menit demi menit merambat ke jam, jam demi jam merambat ke hari dan tanggal merah 1 januaripun akan berlalu begitu saja dengan perayaan dan tidak si tanggal 1 januari itu akan lewat begitu saja, dan anehnya si tanggal 1 januari itu gak perduli ma kita.., mau dirayakan dan enggak pun dia akan lewat dan berlalu ke tanggal 2 januari dan seterusnya, tanggal 1 januari juga tidak akan marah atau ngambek jikalau kita tidak merayakan dan menyambutnya, dia juga tidak akan bahagia ataupun tertawa gembira, dia akan biasa-biasa saja.
Kadang muncul di kepalaku sekilas, Apasih untungnya dengan berhura2 ria dipenyambutan tahun baru, apakah mereka lupa akan mereka yang di sisi laen mau makan saja susah, di lorong laen yang kebingungan mau masak, benar adanya kalau kita juga perlu senang, tapi bukan barang susah kalau kesenangan kita itu di bagi ke mereka, intinay perdulilah dengan mereka……
Apa karena 1 januari itu hanya setahun sekali ?, atau mereka (yang makan saja susah terlalu biasa jadi pemandangan sehari-hari atau apa ……? gak ngerti aku..)
Mencoba mengerti .. ning koq yo ra ngerti-ngerti ……
Aku yo bingung mas djimin, lha wong neng pekanbaru kie nek malem minggu jalanan macet kabeh..orang2 tumpah ruah neng ndalan. NEk aku mono malem taon baru pasti lembur, tutup pembukuan…:)
Mungkin orang2 pada gak sadar bahwa dengan datangya taon baru… maka maut datang lebih merapat..???
podo bingung’e mas…
Salam Bingung (He..he…)